Home / Tak Berkategori / Server Error, 6 Ribu Data E-KTP Di Ngawi Terancam Tertunda.

Server Error, 6 Ribu Data E-KTP Di Ngawi Terancam Tertunda.

MediaMadiun.Com- Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dispendukcapil) kabupaten Ngawi dapat bernafas lega. Pun setelah pemerintah pusat menggelontor sebanyak 22 ribu blangko e-ktp di dinasnya. Dari jatah blangko sekian puluh ribu tersebut, kini dispendukcapil dapat memenuhi kebutuhannya mencetak  e-ktp bagi warganya yang sudah mengantri dari bulan Oktober 2016 silam. ‘’ Dari data kami, e-ktp yang seharusnya ready cetak ialah 21. 997.  Sekarang sudah di penuhi 22 ribu, berarti masih sisa 3 saja, ‘’ terang Sugeng, kepala dispendukcapil, kabupaten Ngawi.

Namun sayangnya, capaian itu berbalik dengan kondisi saat ini. Sebanyak 6 ribu data e-ktp warga Ngawi terpaksa tertunda lantaran jaringan pada server ke pusat mengalami gangguan. Padahal, target Sugeng, 6 ribu warga wajib e-ktp seharusnya juga segera mungkin mendapatkan haknya mendapatkan blanko e-ktp. Oleh karenanya, ia berupaya keras melakukan komunikasi agar ke 6 ribu data tersebut dapat segera diterima. ” Kita tetap terus berupaya agar warga segera mungkin mendapatkan e-ktp, ” tegasnya.

Terkait dengan blanko yang diterimanya. Sugeng menambahkan, dari 22 ribu jumlah blangko yang diterima pihaknya, itu dilakukan secara bertahap. Awal Mei kemarin, imbuh dia, dinasnya baru mendapatkan 10 ribu blangko e-ktp, yang sekarang sudah di cetak dan siap didistribusikan kepada warga. Untuk sisanya, Sugeng mengaku baru dalam tahap proses pengambilan. Ia berjanji secepat mungkin mencetak 12 ribu blangko tersebut agar segera dapat dimanfaatkan oleh warga. ‘’ Target kami, dalam waktu seminggu sudah rampung cetak. Harapannya tahun depan seluruh warga Ngawi sudah punya e- ktp’’ ujarnya.

Kendati jumlah blangko e-ktp yang diterimanya hanya sisa sedikit. Pun tak akan mengurangi kinerjanya memberikan pelayanan terhadap masyarakat. Warga, kata Sugeng, jika ingin secepatnya membuat e-ktp untuk kebutuhan mendesak, pihaknya berjanji akan mengupayakan hal tersebut. Terlebih, ini dilakukan demi kepentingan masyarakat Ngawi. ‘’ Kebutuhan mendesak itu seperti missal, untuk kunjungan ke luar negeri, kuliah ke luar negeri atau mungkin berlayar di negeri orang, ‘’ katanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya pungutan liar di dinasnya tersebut. Pihaknya berharap agar warga penerima wajib e-ktp dapat mengambil langsung ke kantor yang beralamatkan di sebelah selatan stadion ketonggo. Ia memastikan tidak adanya biaya dalam pengambilan e-ktp tersebut. ‘’ Sesuai undang-undang , pengambilan e-ktp harus yang bersangkutan. Karena nanti akan dimintai sidik jari dan sekaligus aktifasi e-ktp’’ ungkapnya.

Agar seluruh warga ngawi dapat seluruhnya memiliki e-ktp, pihaknya telah melakukan jemput bola dengan cara menerjunkan beberapa petugas ke desa-desa untuk melakukan perekaman e-ktp. ‘’ Kurang lebih sekitar 10ribu warga ngawi yang belum mempunyai e-ktp,’’ imbuhnya.

Sementara itu, Imam Tantowi, salah seorang warga mengaku belum dapat membuat e-ktp. Menurut petugas setempat, bagi warga yang baru melakukan perekaman hanya mendapatkan surat keterangan sementara. Kendati hanya surat keterangan sementara, ia mengaku terima lantaran kegunaan dan ke absahan sama dengan e-ktp. ‘’ nggak apa- apa. Yang penting sama kegunaanya, ‘’ akunya.( Deel)

About Dahlan Efendi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *